Skip to content

cilegon,… kota masa lalu, kota masa kini, kota masa bodo….

January 31, 2010

Saya sempat tinggal selama kurang lebih 4 tahun di Kota Cilegon Banten 2002-2007,  untuk mencari nafkah di sana. Data tahun 2007  kota Cilegon terdiri dari lima wilayah kecamatan yaitu Pulo Merak, Ciwandan, Cilegon, Citangkil dan Cibeber dengan luas wilayah 17.550ha, dengan jumlah penduduk 338.027  jiwa…kepadatan wilayah 1.926 jiwa/ha…:

setelah hampir 3 tahun saya tidak berkunjung kesana,  kemarin saya menyempatkan diri untuk menjelajahi jalan jalan yang pernah saya lewati di kota cilegon..(baca :ridding ke suralaya sendirian…)…tidak banyak yang berubah dari kota ini, hanya Masjid Agung NURUL IKHLAS, yang berdiri megah dan sudah digunakan.  sewaktu meninggalkan kota ini proses pembuatan dan tiang pancang pertama saya masih menyaksikan..

Masjid Agung NURUL IKHLAS Cilegon

saya sempat istirahat sejenak dan memperhatikan plus poto poto masjid ini..arsitekturnya biasa saja cuma 4 pilar menara yang menjulang tinggi membuat masjid ini terlihat megah…selain masjid ini, jalan lingkar selatan pada saat saya masih disana masih dalam tahap penggusuran saat ini juga sudah beraspal HotMix dan bisa dilalui kendaraan…

Jalan Lingkar Selatan

Jalan lingkar ini jalan tembus dari pintu tol Cilegon timur sampai anyer..dan lebih banyak dipergunakan oleh pelancong dari Jakarta yang hendak wisata ke pantai anyer…saya tidak melihat kegiatan perekonomian tumbuh pesat di sepanjang jalan ini padahal kalau masyarakat dan pemkot Kota cilegon mau menggali potensi mungkin saja tempat ini akan lebih bermanfaat bagi masyarakat yang di lalui jalan ini misalnya dengan membuka pusat penjualan makanan atau ciri khas masyarakat banten, rumah makan ..atau yang lainnaya…saya hanya melihat beberapa kios/gubuk kecil yang menjual minuman mineral dan usaha tambal ban…nelongsonya..ada yang cuma menggunakan pompa angin manual tanpa kompresor..yah mungkin hanya untuk melayani tukang ojek yang lalu lalang disitu.

Selain masjid, dan jalan lingkar  selatan  infrasetruktur yang lainnya tidak ada yang berubah..jalan raya Cilegon-Anyer juga masih sempit, beberapa lubang masih juga menghiasi jalur berwisata ini, mending sih di banding dulu, lebih baik sedikit sebagian sudah ada yang di beton. Pusat bisnis dan perdagangan di jalur Utama kota juga tidak ada yang berubah, cuma Hypermart   yang menempati  Supermal yang bangunannya tidak ada perubahan masih seperti yang dulu.

Jalur utama dari simpang tiga sampai simpang PCI, bangunan di kiri dan kanan masih sama

Dengan julukan kota Baja, dan banyaknya Industri kimia, industri berat lainya, obyek wisata yang bagus bagus, serta pelabuhan yang bertaraf nasional dan internasional… seharusnya Cilegon bisa berkembang lebih pesat ..dulu saya sebagai pendatang dan bekerja disana rutinitas yang saya jalani  Tempat kost-pabrik-tempat kost tiap hari dan akhir pekan ketika libur pulang ke Jakarta,  Kebutuhan hidup sebagian saya bawa dari rumah karena dikota ini biaya hidup lumayan mahal.. dan  sebagian pekerja di level managerial rutinitasnya seperti itu, tenaga ahli rata rata datang dari luar kota cilegon. Waktu itu masyarakat pribumi sebagian besar hanya menempati posisi Level Formen kebawah dan tenaga buruh lepas…hanya ada Untirta dan dan Sekolah Tinggi Kimia Cilegon, Rumah sakit Krakatau Medika anak perusahaan PT Krakatau Steel dan RSUD cilegon..wajar saja masyarakat Pendatang yang penghasilannya rata rata lebih dari masyarakat disana waktu itu harus menyambangi supermall Karawaci, atau rumah sakit Siloam untuk mendapatkan Fasilitas kehidupan modern…karena akses ke sana lebih mudah.

Potert kecil kehidupan dikota Cilegon 30-01-2010

Tiga photo terakhir adalah sebagian kondisi asyarakat Cilegon yang masih butuh banyak perhatian dari pemkot Cilegon ..apakah laju pembangunan kota ini masih diam ditempat atau bisa menyentuh mereka…hanya jajaran pejabat pemerintahan disana yang bisa menjawab…anak anak itu nanti butuh kerja, tanpa harus mengembik ke Lurah,  pejabat pemerintahan, LSM  untuk memaksa masuk ke pabrik pabrik yang saat ini masih saja tumbuh dan di huni orang orang dari luar kota Cilegon…

Tulisan ini hanya sakadar share apa yang saya alami dan saya rasakan….dan kota Cilegon perduli atau tidak .. suatu saat saya akan melalui kota ini lagi entah Hendak berwisata atau sekedar melewati menuju pulau sumatra..

6 Comments leave one →
  1. Budi permalink
    February 1, 2010 08:34

    kata terakhir, itu ungkapan suatu niat atau hanya kata….
    Pulau sumatera…..

    • Hartono permalink*
      February 1, 2010 19:09

      ungkapan dan niatlah dua duanya…siapa tahu duren kopi emang mangtapzz untuk di nikmati..

    • NELDI permalink
      August 26, 2010 12:11

      ya mNgkn SDM kota ciLegon beLum mAmpu mEmanfaatkn SDA kota cilegon aTau mNgkn pEjaBatnya yg menikmati uang rAkyat sUsah

  2. Yan permalink
    February 25, 2010 13:09

    maksudnya yg merah2 itu ya…

  3. November 10, 2010 22:54

    Sekarang kota Cilegon sdh terdiri dari 8 kecamatan, kalau percaya datang lagi ke kota ke cilegon tanyak sama Pak Imam tata yang diturunkan oleh bapaknya kepada anaknya (Seperti Raja). Tapi heran hampir 300 perusahaan menengah ke atas yang berada di kota Cilegon rakyat banyak yang miskin.

    • Hartono permalink*
      November 11, 2010 05:18

      Imam Tata Wali Kota Cilegon yang sekarang ya?….
      kesempatan kembali ke Cilegon saya tampik ada perusahaan besar yang menawari saya untuk bergabung..tapi karena harus jauh dengan keluarga sementara saya tolak…mungkin sakadar plesiran ke Urugan masih saya usahakan he he he he (kidding)………

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: